Abul-Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan
sanadnya dari Jabir bin Abdillah r.a. berkata:"Saya
mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda yang maksud-
nya:"Aku didalam apa yang diberikan Allah kepada
Nabi Musa bin Imran a.s,didalam alwaah sepuluh bab,
yang pertama: 'Hai! Musa jangan menyekutukan Aku
dengan sesuatu apapun, sebab Aku telah memutus-
kan bahawa api Neraka akan menyambar muka orang-
orang musyrikin (yang menyekutukan Allah).
Dan taatlah kepadaku dan kepada kedua ibu bapa-
mu, nescaya Aku pelihara engkau dari bahaya, dan
aku lanjutkan umurmu dan Aku hidupkan engkau
dengan penghidupan yang lebih baik, kemudian Aku
pindahkan engkau ke alam yang lebih baik.
Dan jangan membunuh jiwa yang Aku haramkan
kecuali dengan hak, nescaya menjadi sempit bagimu
dunia yang luas dan langit dengan semua penjurunya
dan akan kembali engkau dengan murkaKu di dalam
api Neraka.
Dan jangan sumpah dengan namaKu dalam
dusta atau derhaka, sebab Aku tidak akan membersih-
kan orang yang tidak mensucikan Aku dan tidak
mengagungkan nama-namaKu.
Dan jangan hasad dengki, iri hati terhadap apa
yang Aku berikan kepada orang-orang kerana peng-
hasad itu musuh nikmatKu, menolak kehendakku
membenci kepada pembagian yang aku berikan ke-
pada hamba-hambaku, dan siapa yang tidak me-
ninggalkan hasad itu maka bukan daripadaku.
Dan jangan menjadi saksi terhadapa apa yang
tidak engkau ketahui dengan benar-benar dan
engkau ingati dengan akalmu dan perasaanmu,
sebab aku akan menuntut saksi-saksi itu
dengan teliti atas persaksian mereka. Dan jangan
mencuri.
Dan jangan berzina dengan isteri tetanggamu
nescaya Aku hijab wajahku daripadamu dan aku
tutup pintu-pintu langit daripadamu.
Dan jangan menyembelih korban untuk lainKu,
maka Aku tidak menerima korban kecuali yang di-
sebut namaKu dan ikhlas untukKu. Dan cintailah
terhadap sesama manusia apa yang engkau suka
untuk dirimu sendiri.
Dan kosongkan hari sabtu itu hanya untuk ibadat
kepadaku demikian pula liburkan anak keluargamu.
Kemudian Rasulullah s.a.w.bersabda: Sesungguhnya
Allah menjadikan hari sabtu itu hari raya untuk Nabi
Musa a.s. dan Allah memilihkan untukku hari Juma'at
sebagai hari raya(hari libur).
Tiada ulasan:
Catat Ulasan